Search

Ujung Pena

Hanya artikel/karya yang dibuat oleh seorang diri yang masih mempelajari tentang kehidupan.

PULANG

Izinkan aku untuk kembali ke masa itu

Biarkan jiwaku bebas dalam kebahagiaan itu

Biarkan kenangan itu menguasai jiwaku

Kau boleh tinggalkan aku sendiri dalam kegelapan, asal kembalikan aku kepada masa itu

 

Tidak bisakah kau lihat? Aku tersiksa dalam elegi ini

Tidak bisakah kau lihat? Aku tersiksa dalam distraksi dunia yang fana ini

Aku rela melewati maut waktu untuk kembali ke masa itu

Kenangan itu sudah mati

 

Biarkan aku kembali pada masa yang tak ternilai itu

Biarkan aku kembali mencium harum ruang waktu itu

Biarkan aku kembali ke dalam dekapan memori itu

Biarkan aku pulang

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Should Writers Read Outside Their Genre?

Nic Widhalm - Author

 

It’s a cold, rainy afternoon. The kids are spending the day at Grandma’s, it’s too wet for yardwork, and your significant other is at a conference on aardvark mating habits. The fire’s been lit, the blanket dragged from your bedroom…all you’re missing is a good book.

Quick! What do you reach for? Come on, you’re a writer, you’re never far away from a book. You’re holding one now, while you’re reading this, aren’t you? Is it fantasy? Romance? Star Wars Slash Fiction? Is it the same genre you write?

Should it be?

What’s the advantage to reading outside your preferred genre?

Well, you’ll be exposed to new writing styles, for one thing.

Cormac McCarthy. Let’s start there. I write fantasy, specifically urban, and spend about 300% of my time (outside aardvark mating season) reading books by the heavyweights: Rothfuss, Martin, Sanderson, Weeks—I know, they’re all epic fantasy…

View original post 377 more words

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑